Showing posts with label BHAKSOS. Show all posts
Showing posts with label BHAKSOS. Show all posts

Sunday, July 3, 2016

SAFARI BHAKSOS DGCI LASKAR MOJOPAHIT | BERKAH UANG RECEHAN

 
Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Laskar Mojopahit, adalah komunitas pengguna mobil Datsun Go di wilayah Mojokerto yang telah berdiri sejak tahun 2014. Seperti sudah menjadi sebuah tradisi, di setiap bulan Ramadhan para Laskar (panggilan akrab anggota) selalu mengadakan serangkaian agenda bhakti sosial. Seperti halnya di bulan puasa tahun ini.

Dimulai sebelum bulan puasa tiba, mereka mengadakan tasyakuran bersama anak-anak yatim asuhan Yayasan Yatim Mandiri Jamal Ahmad Sooko - Mojokerto. Acara tersebut bertujuan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun ini dengan harapan semoga ibadah yang akan dijalankan selama bulan tersebut diberikan kelancaran oleh Allah SWT.

Setelah memasuki bulan puasa ada beberapa agenda dalam rangkaian Safari Bhaksos Laskar Mojopahit diantaranya Laskar Gotong Royong Berbagi Takjil (Laskar Tong Bajil).  Acara ini digelar pada 18 Juni 2016 di depan Alun-alun Kota Mojokerto. Dilanjutkan dengan Laskar Berbagi Bersama Yatim (Laskar Bebaya) pada 26 Juni 2016. Para Laskar berkunjung ke Istana Yatim yang terletak di Kecamatan Dlanggu - Mojokerto untuk menyerahkan sumbangan tunai.


Bedug Cinta Laskar (BErsama DatsUn Go Community INdonesia berbagi TunjAngan LebAran & Sedekah Akhir Ramadhan) menjadi agenda berikutnya. Kegiatan blusukan ke desa desa untuk bagi-bagi sembako dan tunjangan tunai hari raya bagi kaum lansia ini lakukan 2 hari berturut-turut oleh para Laskar Mojopahit. Banyak para fakir dan dhuafa terutama para janda tua yang mendapatkan santunan dari beberapa desa.

Dan yang terakhir adalah Laskar Pemadan (Peduli Masa Depan Anak Nusantara). Pada hari minggu, 3 Juli 2016 bantuan tunai diserahkan langsung oleh ketua DGCI kepada pengurus komunitas GMM (Gerakan Mojopahit Muda) untuk dikelola demi perkembangan anak-anak terdampak penutupan lokalisasi Balongcangkring.

Menurut Bin Varadis Ketua DGCI Laskar Mojopahit, dana sosial di bulan ramadhan tahun ini adalah hasil tabungan harian anggota sejak 6 bulan yang lalu yang menggunakan system one day one coin (ODOC). Setiap hari para Laskar memasukan koin di dalam sebuah celengan yang di letakkan di dalam mobil masing-masing member yang dinamakan CALM BOX (Box/kotak Coin Amal Laskar Mojopahit). 

"Alhamdulillah meskipun jumlah member kami tidak seberapa, namun berkat CALM BOX di bulan Ramadhan tahun ini kami mendapatkan berkah yang luar biasa!" ungkapnya.

Saturday, June 18, 2016

MOJOKERTO BANJIR TAKJIL | PULUHAN RAGAM KOMUNITAS BERBAUR DAN BERBAGI


Akhir pekan ini, Sabtu 18 Juni 2016 kota suasana kota Mojokerto terasa istimewa. Puluhan komunitas dari berbagai latar belakang secara serentak mengadakan acar berbagi takjil di hampir diseluruh sudut jalan-jalan di kota Mojokerto. Salah satunya di Jogging Track (JT) tepian sungai brantas, nampak pemuda pemudi dengan seragam berbeda berkumpul dengan gaya masing-masing.

Komunitas yang hadir di tempat itu diantaranya MJJ (Mojokerto Jalan Jalan), Save Our Semeru (SOS), Joker (Mojokerto Reptil), Pemelihara Luwak Mojopahit (Pelumat) dan lain-lain. Tak ketinggalan sepasang Gus & Yuk favorit Kota Mojokerto ikut hadir untuk melakukan kampanye sosialisasi pemakaian baju warna oranye pada tanggal 20 Juni 2016, yakni warna identitas daerah suatu program yang di canangkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto.

Sore itu terasa hangat dengan suguhan hiburan music accoustic, dan para pecinta fauna memamerkan binatang-binatang kesayangan mereka seperti luwak, iguana, ular, kucing, anjing, hingga kalajengking. Udara sungai yang sejuk membuat para binatang eksotis itu betah, begitu pula para penggiat komunitas nampak saling bersosialisasi.

Waktu menunjukkan pukul 16.30 mulailah mereka turun ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas, jalan menjadi semakin ramai dan merambat. Bukan hanya di JT, pembagian takjil juga di selenggarakan di beberapa tempat seperti di depan Kantor Pemkot oleh Dugem (Dunia Gesuters Mojopahit), di depan Gedung PDAM oleh Mojokerto Heritage Community (MHC), tak ketinggalan beberapa komunitas otomotif roda dua dan roda empat, serta komunitas lain di depan Taman Makam Pahlawan, pertigaan jalan Taman Siswa, Perempatan Kenanten, Alun-ALun Kota dan masih banyak lagi.

Ribuan bingkisan takjil telah membanjiri kota Mojokerto sore ini, sungguh kota yang sangat menyenangkan. Pantas saja mayoritas pemuda Mojokerto enggan untuk merantau, lebih memilih mencari penghidupan di kota kelahiran dan bergabung dengan komunitas masing-masing untuk membuat Mojokerto semakin di kenal sebagai kota yang indah, damai, ramah tamah, aman, kondusif, produktif serta penuh kenangan.

Aku Cinta Mojokerto !

Friday, June 17, 2016

GIAT KOMUNITAS BERDAMPAK MENINGKATNYA KESADARAN SOSIAL

Sudah setahun lebih perkembangan komunitas di Mojokerto nampak begitu pesat. Banyak media online maupun cetak menghiasi halaman depannya dengan profil dan kegiatan komunitas baik kegiatan yang bersifat sosial, seni budaya, niaga dan lain-lain yang kesemuanya bertujuan sangat positif. Boleh dikatakan dengan lahir dan berkembangnya komunitas komunitas tersebut berdampak sangat besar utamanya di sektor sosial dan ekonomi.

Sebut saja warung kopi, rumah makan, dan kafe yang sekarang ini menjamur di seputaran kota Mojokerto, kesemuanya ramai pengunjung yang tidak lain menjadi basecamp komunitas. Kunjungan dan donasi ke rumah-rumah yatim, panti wreda, sekolah-sekolah dan warga yang membutuhkan juga meningkat. Didunia usaha seperti percetakan, otomotif dan lain sebagainya juga semakin menggeliat. Semua sektor menjadi sangat terbantu dengan hadirnya penggiat komunitas.


Di bulan ramadhan ini, bagi takjil di jalan-jalan dan buka bersama di rumah-rumah yatim seakan menjadi pemandangan yang biasa. Seperti halnya yang di gelar oleh Cangkru'an Rudo Papat (Cr4) Mojopahit, Jumat 17 Juni 2016 di alun-alun Mojokerto. Wadah komunikasi dan kolaborasi komunitas roda empat yang ada di Mojokerto ini membuat suasana ngabuburit warga menjadi semarak.

Dimulai dengan penampilan hiburan music accoustic dari Midnight Blues Band tepat jam 4 sore, sembari para pembagi takjil dari beberapa komunitas otomotif seperti DGCI, Gravinci, Marchi, HSC, FJC dan beberapa komunitas lain mempersiapkan  jajanan dan minuman yang akan mereka bagikan kepada masyarakat yang sedang bersantai di alun-alun maupun yang sedang melintas untuk membatalkan puasa disaat adzan maghrib tiba.

Tepat jam 5 sore mulailah para penggiat komunitas tersebut mulai menawarkan makanan dan minuman gratis di jalan raya depan alun-alun, tak lupa para petugas kepolisian maupun aparat pemerintah yang sedang bertugas di seputaran lokasi. Meskipun takjil yang dipersiapkan cukup banyak namun hanya beberapa menit saja sudah habis oleh warga yang begitu antusias menerima takjil. 



Monday, June 13, 2016

SHARE IF YOU CARE (SIYC) | SAYANGI ORANG TUA SEBELUM DATANG PENYESALAN

Menjadi tua bukanlah akhir dari sebuah kehidupan yang tadinya produktif menjadi tidak produktif. Sehingga itu bukanlah menjadi alasan untuk berhenti berkarya dan berkreatifitas. Seperti hal nya yang dilakukan oleh komunitas bernama Share If You Care yang membuat gerakan sosial peduli dan berbagi pada lansia. 

Komunitas ini membantu para lansia yang secara ekonomi kekurangan tetapi masih mempunyai semangat untuk bekerja. Serta meningkatkan kesadaran untuk selalu bersyukur atas apa yang kita miliki selama ini karna di sekitar kita masih banyak orang yang hidupnya kurang beruntung dan membutuhkan uluran tangan kita.

Bantuan yang diberikan menyesuaikan kebutuhan para lansia misalnya modal usaha, sarana transportasi, biaya pengobatan, bahkan sampai biaya renovasi rumah bagi lansia yang rumahnya tidak layak huni. Dana yang digunakan untuk membantu para lansia berasal dari sumbangan dari para donatur dan laba sosial seperti pembuatan merchandise Share If You Care.  

Dan Share If You Care  sekarang sudah ada di beberapa regional seperti Pasuruan, Blitar, Situbondo, Madiun, Ponorogo, Jombang, Malang, Surabaya, Pekalongan, Solo, Indramayu, Bandung, Batam, Bali, Padang, Pekan Baru, Manado, dan kota lain di beberapa provinsi.

Yushi Nariswari, saat wawancara dengan Trans7 di acara Hitam Putih
Siapa sangka bahwa founder Komunitas SIYC adalah seorang perempuan. Yushi Nariswari, perempuan cerdas, cantik, dan kharismatik ini mengungkapkan harapan sederhananya saat mendirikan komunitas ini setahun yang lalu pada bulan Ramadhan tahun 2015, yakni ingin lebih berguna bagi semua.

"Awalnya terinspirasi dari almarhumah nenek. Pada masa-masa beliau sakit saya sibuk dengan kesibukan saya sendiri sampai akhirnya beliau meninggal. Disitu timbul penyesalan saya, kenapa pada saat beliau hidup saya tidak bisa membahagiakan beliau, padahal beliaulah yang merawat saya dari kecil." ungkap Yushi.

"Saat ini anggota SIYC sudah lebih dari 100 orang lebih senusantara dan banyak pengalaman menyentuh dan bikin saya nangis. Contohnya, ada seorang mantan pemain ludruk yang sangat populer pada masanya, saat ini harus tinggal kamar mandi bekas gedung kesenian di Surabaya karna sudah tua dan tidak produktif lagi. Kita datang kesana untuk memperbaiki tempat berteduhnya tersebut sebab kami coba bantu pindah kos beliaunya gak mau, meski harus bayar sewa 100.000 perbulan." Tambahnya.

Sunday, April 24, 2016

CARA KREATIF UNTUK BERBAGI | CANGKRUKAN HITAM PUTIH - BOOK PARTY AFTER WAR


Book Party After War, begitulah tajuk acara bhaksos yang di gelar di Warung Rakyat, Mengelo-Sooko,  24 April 2016 oleh komunitas yag menamakan diri Cangkrukan Hitam Putih. Acara ini merupakan gelar seni yang bertujuan untuk amal pengumpulan buku bekas yang nantinya akan disumbangkan ke Taman baca Mojokerto Membaca. 

Friday, April 22, 2016

BERBAGI TAK PERNAH SE ASYIK INI | BERGERILYA BERSAMA KOMUNITAS BERBAGI NASI


Pagi hari Jumat, 22 April 2016 saya mencari dan mendatangi rumah salah seorang admin Komunitas Berbagi Nasi Mojokerto, setelah dua hari sebelumnya mencoba mencari-cari kontak lewat media sosial. Namanya Mas Widhi warga asli kota onde-onde.

Wednesday, April 13, 2016

KESAN MENDALAM | MEWARNAI TASYAKURAN 6 TAHUN KEBERSAMAAN TERUCI SUSIMAKINSEKSI


Bepergian ke Mojokerto, tidak lengkap rasanya jika belum mampir ke tempat wisata legendaris Pemandian Air Panas Padusan Pacet. Sebuah lokasi wisata yang menyuguhkan keindahan alam pegunungan yang sejuk dengan berbagai fasilitas diantaranya playground, outbond, bumi perkemahan, serta bebagai sarana olah raga, dan kolam renang.