Showing posts with label DGCI. Show all posts
Showing posts with label DGCI. Show all posts

Tuesday, July 26, 2016

NAPAK TILAS EYANG GAJAH MADA | LASKAR MOJOPAHIT VOKO'E TOURING 2016 GAS TO PROBOLINGGO

Laskar Voko'e Touring, adalah agenda touring yang diadakan setiap tahun oleh anggota DGCI Laskar Mojopahit, Mojokerto. Tahun ini para Laskar (Julukan member DGCI Mojopahit) sebenarnya akan mengunjungi beberapa pantai di Malang Selatan dan sudah direncanakan sejak bulan puasa bulan juni 2016 yang lalu. Akan tetapi tiga hari menjelang keberangkatan mendadak mendapat undangan Deklarasi DGCI chapter Probolinggo di hari yang sama. Demi ter... seduluran maka seluruh laskar sepakat memutuskan merubah haluan untuk "Gass To Probolinggo".

Dini hari Minggu 24 Juli 2016 pukul 01.00 WIB, sebanyak 10 unit mobil Datsun Go bertolak dari Kota Mojokerto konvoi menuju Kota Probolinggo. Sesampainya di kota tersebut para Laskar di sambut oleh para member DGCI Probolinggo tepat jam 04.00 wib, karna jalanan masih sepi maka tidak memerlukan waktu yang begitu lama untuk sampai.

Atas kebaikan sedulur DGCI Probolinggo para Laskar di persilahkan untuk beristirahat selama 3 jam di salah satu rumah member untuk melaksanakan sholat subuh dan sarapan. Dan pada pk. 08.00 wib kembali bertolak menuju tempat wisata Air Terjun Madakaripura yang konon menjadi tempat peristirahatan Maha Patih Gajah Mada di masa pensiunya, di tandai dengan adanya patung beliau di pintu masuk lokasi. Hanya perlu waktu satu jam perjalanan dari kota.

Untuk mencapai air terjun tidaklah mudah, kita harus berjalan sejauh 3km menyusuri sungai namun bukanlah suatu tantangan berat karena disuguhi dengan pemandangan gunung dan tebing serta sungai yang sejuk sehingga tak merasakan lelah.

Perjalanan baru mulai berat saat melewati jembatan kecil dan berjalan di tengah-tengah sungai yang penuh dengan batu-batu terjal dari situ air terjun sudah mulai nampak bagian atasnya. Dari situ kita sudah harus memakai jas hujan agar tidak basah oleh guyuran air terjun yang seperti hujan deras. Dan pada saat mendekati air terjun utama para Laskar hanya dapat ternganga melihat pesona keindahan Air Terjun Madakaripura. Sungguh tempat yang sangat menakjubkan bagaikan surga diatas bumi.

Deretan panjang air terjun setinggi 200 meter yang di hiasi pelangi dan tumbuh-tumbuhan yang masih sangat asri melepaskan dahaga para laskar yang haus akan keindahan alam Nusantara. Meski kadang harus kesakitan menginjak batu-batu tajam, namun rasa sakit itu segera reda oleh dinginya air sungai yang sangat menyegarkan, seakan membuai para laskar untuk tidak beranjak dari tempat tersebut.

Tapi apa mau dikata, mereka harus segera sampai di tempat deklarasi pukul 14.00 wib. Akhirnya kesenanganpun harus diakhiri pukul 12.00 kembali melanjutkan perjalan ke Pantai Bentar untuk berwisata pantai sekaligus mengikuti ceremonial Deklarasi DGCI Chapter Probolinggo.

Sunday, July 3, 2016

SAFARI BHAKSOS DGCI LASKAR MOJOPAHIT | BERKAH UANG RECEHAN

 
Datsun Go Community Indonesia (DGCI) Laskar Mojopahit, adalah komunitas pengguna mobil Datsun Go di wilayah Mojokerto yang telah berdiri sejak tahun 2014. Seperti sudah menjadi sebuah tradisi, di setiap bulan Ramadhan para Laskar (panggilan akrab anggota) selalu mengadakan serangkaian agenda bhakti sosial. Seperti halnya di bulan puasa tahun ini.

Dimulai sebelum bulan puasa tiba, mereka mengadakan tasyakuran bersama anak-anak yatim asuhan Yayasan Yatim Mandiri Jamal Ahmad Sooko - Mojokerto. Acara tersebut bertujuan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun ini dengan harapan semoga ibadah yang akan dijalankan selama bulan tersebut diberikan kelancaran oleh Allah SWT.

Setelah memasuki bulan puasa ada beberapa agenda dalam rangkaian Safari Bhaksos Laskar Mojopahit diantaranya Laskar Gotong Royong Berbagi Takjil (Laskar Tong Bajil).  Acara ini digelar pada 18 Juni 2016 di depan Alun-alun Kota Mojokerto. Dilanjutkan dengan Laskar Berbagi Bersama Yatim (Laskar Bebaya) pada 26 Juni 2016. Para Laskar berkunjung ke Istana Yatim yang terletak di Kecamatan Dlanggu - Mojokerto untuk menyerahkan sumbangan tunai.


Bedug Cinta Laskar (BErsama DatsUn Go Community INdonesia berbagi TunjAngan LebAran & Sedekah Akhir Ramadhan) menjadi agenda berikutnya. Kegiatan blusukan ke desa desa untuk bagi-bagi sembako dan tunjangan tunai hari raya bagi kaum lansia ini lakukan 2 hari berturut-turut oleh para Laskar Mojopahit. Banyak para fakir dan dhuafa terutama para janda tua yang mendapatkan santunan dari beberapa desa.

Dan yang terakhir adalah Laskar Pemadan (Peduli Masa Depan Anak Nusantara). Pada hari minggu, 3 Juli 2016 bantuan tunai diserahkan langsung oleh ketua DGCI kepada pengurus komunitas GMM (Gerakan Mojopahit Muda) untuk dikelola demi perkembangan anak-anak terdampak penutupan lokalisasi Balongcangkring.

Menurut Bin Varadis Ketua DGCI Laskar Mojopahit, dana sosial di bulan ramadhan tahun ini adalah hasil tabungan harian anggota sejak 6 bulan yang lalu yang menggunakan system one day one coin (ODOC). Setiap hari para Laskar memasukan koin di dalam sebuah celengan yang di letakkan di dalam mobil masing-masing member yang dinamakan CALM BOX (Box/kotak Coin Amal Laskar Mojopahit). 

"Alhamdulillah meskipun jumlah member kami tidak seberapa, namun berkat CALM BOX di bulan Ramadhan tahun ini kami mendapatkan berkah yang luar biasa!" ungkapnya.

Friday, June 17, 2016

GIAT KOMUNITAS BERDAMPAK MENINGKATNYA KESADARAN SOSIAL

Sudah setahun lebih perkembangan komunitas di Mojokerto nampak begitu pesat. Banyak media online maupun cetak menghiasi halaman depannya dengan profil dan kegiatan komunitas baik kegiatan yang bersifat sosial, seni budaya, niaga dan lain-lain yang kesemuanya bertujuan sangat positif. Boleh dikatakan dengan lahir dan berkembangnya komunitas komunitas tersebut berdampak sangat besar utamanya di sektor sosial dan ekonomi.

Sebut saja warung kopi, rumah makan, dan kafe yang sekarang ini menjamur di seputaran kota Mojokerto, kesemuanya ramai pengunjung yang tidak lain menjadi basecamp komunitas. Kunjungan dan donasi ke rumah-rumah yatim, panti wreda, sekolah-sekolah dan warga yang membutuhkan juga meningkat. Didunia usaha seperti percetakan, otomotif dan lain sebagainya juga semakin menggeliat. Semua sektor menjadi sangat terbantu dengan hadirnya penggiat komunitas.


Di bulan ramadhan ini, bagi takjil di jalan-jalan dan buka bersama di rumah-rumah yatim seakan menjadi pemandangan yang biasa. Seperti halnya yang di gelar oleh Cangkru'an Rudo Papat (Cr4) Mojopahit, Jumat 17 Juni 2016 di alun-alun Mojokerto. Wadah komunikasi dan kolaborasi komunitas roda empat yang ada di Mojokerto ini membuat suasana ngabuburit warga menjadi semarak.

Dimulai dengan penampilan hiburan music accoustic dari Midnight Blues Band tepat jam 4 sore, sembari para pembagi takjil dari beberapa komunitas otomotif seperti DGCI, Gravinci, Marchi, HSC, FJC dan beberapa komunitas lain mempersiapkan  jajanan dan minuman yang akan mereka bagikan kepada masyarakat yang sedang bersantai di alun-alun maupun yang sedang melintas untuk membatalkan puasa disaat adzan maghrib tiba.

Tepat jam 5 sore mulailah para penggiat komunitas tersebut mulai menawarkan makanan dan minuman gratis di jalan raya depan alun-alun, tak lupa para petugas kepolisian maupun aparat pemerintah yang sedang bertugas di seputaran lokasi. Meskipun takjil yang dipersiapkan cukup banyak namun hanya beberapa menit saja sudah habis oleh warga yang begitu antusias menerima takjil. 



Monday, April 4, 2016

HIKMAH - MOBIL PERTAMA, BERAWAL DARI MIMPI


Sebenarnya gak ada kepikiran bisa punya mobil, tapi Tuhan telah mendengarkan dan mengabulkan do’aku. Aku hanya berdo’a bagaimana bisa menyekolahkan anak-anakku di sekolah yang dia inginkan yaitu di Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto Jawa Timur. 

HIKMAH | MOBIL PERTAMA KELUARGAKU, ANTARA SUKA DAN DUKA

Perkenalkan, saya Eryk Nor Hidayat, saya lima bersaudara, yg terakhir masih SMU di sebuah pondok di Kediri, ketiga saudara saya sudah berkeluarga, dan semua sudah mempunyai mobil keluarga, kecuali saya, yg pertama cewek, dia memilih mobil Suzuki, yg kedua cowok( saudara kembar saya ) dia juga memilih Suzuki, dan yg ketiga cewek, dia memilih mobil Hyundai sebagai mobil keluarga, sedangkan orangtua saya memilih mobil Toyota sebagai mobil sehari-harinya. Dari kelima saudara itu, saya yg paling jauh tinggalnya, yaitu di Madura, tepatnya di kamal Bangkalan Madura, sedangkan ketiga saudara saya yg sudah berkeluarga tinggal di sekitaran rumah orangtua, yaitu di menganti gresik.

Sebenarnya saya dan keluarga kecil saya tidak punya keinginan untuk membeli sebuah mobil keluarga, dikarenakan ekonomi keluarga yg masih pas2an, maklum, istri hanya sebagai PNS, dan saya bekerja wiraswasta, tapi saya yakin, suatu saat saya akan membeli sebuah mobil keluarga untuk keluarga kecil saya, minimal untuk pulang ke tanah jawa.

HIKMAH | MOBIL PERJUANGAN, YANG PERTAMA DAN TAK AKAN DIJUAL

Ilustrasi
Mengingat masa awal kami, keluarga kecil yang selalu menggunakan motor kemenapun kami pergi. Dimasa itu kami seringkali harus mengakali bagaimana agar kami sekeluarga bisa muat dalam satu motor. Suami, Istri Dan dua orang anak.

Ketika masa-masa mudik, pulang kerumah orang tua. Dengan berbagai cara kami memodifikasi motor agar bisa muat barang-barang ditambah 4 penumpang ini. Saya, Istri dan dua anak.

NAPAK TILAS KERAJAAN MOJOPAHIT | MENANDAI LAHIRNYA DGCI CHAPTER MOJOPAHIT


Tingginya anemo masyarakat Indonesia akan lahirnya kembali brand mobil Datsun dengan  produk unggulan perdananya Datsun Go+ & Datsun Go Panca. Minat konsumen yang sebegitu besar melahirkan suatu komunitas pengguna mobil Datsun Go yang tergabung dalam Datsun Go Comunity Indonesia (DGCI).