Showing posts with label Budaya. Show all posts
Showing posts with label Budaya. Show all posts

Monday, June 3, 2019

Di Tuduh Pembodohan Inilah Fakta Syair Lagu Pok Ame Ame

Lagu Pok Ame Ame adalah sebuah lagu anak anak yang di lestarikan turun temurun oleh masyarakat Indonesia sejak jaman dahulu kala. Tidak jelas sejak kapan dan oleh siapa lagu itu di ciptakan.
Namun lagu ini mashur di gunakan orang tua untuk menghibur anak anaknya yang masih balita. Hampir semua anak anak menyukainya dan bergembira menyanyikan lagu tersebut. Syair aslinya pendek sehingga mudah sekali anak anak Indonesia untuk menghafalnya. Nadanya juga riang membawa kedua telapak tangan secara spontan ikut bertepuk tangan saat menyanyikan lagu tersebut.
Banyak tuduhan pembodohan di bergai blog, postingan media sosial, atau meme, tentang lagu Pok Ame Ame. Mereka mendiskreditkan syair Lagu Pok Ame Ame sebagai syair yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Bagaimana tidak ! Mana ada belalang dan kupu kupu makan nasi dan minum susu. Sebab itu wajar jika dianggap bahwa syair lagu tersebut sebuah pembohongan atau pembodohan.
Namu tahukan anda bahwa pencipta lagu ini pastilah seorang maestro dalam bidang psikologi anak. Karena nyatanya dengan mendengar atau menyanyikan lagu ini anak anak akan merasa gembira. Dan satu hal yang pasti dalam lagu itu terdapat makna edukasi yang tinggi dalam hal anatomi tubuh manusia, pendidikan reproduksi, dan ahlak mulya.
Coba kita urai satu persatu syair tersebut, yang berisi empat baris :
1. "Pok Ame Ame"
    Artinya adalah panggilan untuk sepasang manusia (laki-laki dan perempuan), Pok adalah panggilan bagi laki laiki, dan Ame ame adalah panggilan untuk perempuan. Kita dapat menemukan persamaannya dengan kata Papa - Mama, Bapak - Ibu, Gus - Yuk, Babe - Nyak, Mas - Ning, Kang - Yu, Om - Tante, Pak De - Bu Dhe, ataui bisa suami - istri dan lain sebagainya.
2. "Belalang - Kupu"
Syair kedua ini mempertegas syair yang pertama. Belalang sebagai laki laki, dan kupu kupu sebagai perempuan. Artinya : Ada dua manusia yang satu memiliki anggota tubuh mirip dengan belalang (pria), dan satunya lagi memiliki anggota tubuh mirip seperti kupu kupu (wanita). Coba tengok kelamin anda, mirip gak ? pasti mirip lah !
3. "Siang makan nasi"
Artinya : Sepasang manusia tersebut harus selalu bersama untuk bertahan hidup dengan mencari nafkah (makna dari makan nasi).
4. "Kalo malam minum susu"
Artinya : Kita memahami bahwa tidak ada belalang atau kupu kupu yang meminum susu. Yang meminum susu pastilah manusia, syair ini hanya kode saja. Di malam hari suami istri akan melakukan kegiatan untuk bereproduksi.
Dalam kegiatan reprodusi tersebut kelamin pria akan mengeluarkan sejenis cairan yang menyerupai susu (sperma) yang akan di minum oleh si wanita dengan atau ke mulut rahim. Sedangkan si wanita juga akan mengeluarkan air susu yang akan dimunum untuk anaknya nanti jika lahir.
Dapat disimpulkan lagu ini mengandung nilai pendidikan untuk anak balita sejak lahir. Tentu efeknya akan menjadikan anak cerdas dan berakhlak mulia. Tak perlu lagi pendidikan seksual ala barat yang justru banyak menimbulkan mudhorot seperti pergaulan bebas.

Friday, May 20, 2016

BULATKAN TEKAD MEMBANGUN MOJOKERTO | KOMUNITAS MOJOPAHIT BERSATU MERAPATKAN BARISAN

Begitu besarnya potensi sumber daya yang dimiliki oleh Kabupaten / Kota Mojokerto yang selama ini belum tereksplorasi dengan baik membut para penggiat komunitas di wilayah tersebut prihatin. Berbagai destinasi wisata yang pengelolaanya terkesan kurang maksimal, sebut saja Trowulan dengan wisata sejarah nama besar Kerajaan Mojopahit, makam Troloyo sebagai tujuan wisata religi, Pacet & Trawas daerah pegunungan yang terkenal keindahan alam dan air panasnya.

Belum lagi kuliner khas Mojokerto yang di buru oleh pelancong diantaranya onde-onde dan sambel wader. Sungai Brantas tempat bersantai para muda dan sebagai arena olah raga dayung. Di bidang seni dan budaya Mojokerto juga memiliki permainan tradisional Bantengan yang selalu menyedot masa penggemarnya di setiap pertunjukan.

Ya, itu hanya sebagian kecil dan sumber daya yang di miliki oleh Mojokerto selain juga sebagai daerah pertanian, peternakan, dan industri yang terpusat di Ngoro Industri Persada. Tidak hanya berpangku tangan dan mengharap penanganan serius dari Pemerintah daerah, seluruh komunitas yang berkedudukan di Mojokerto bersepakat bersatu membulatkan tekad untuk membangun Mojokerto bersama-sama.

Kamis malam, 19 Mei 2016 berbagai komunitas dengan latar belakang otomotif, sosial, dunia usaha, photography, olah-raga, pecinta alam, hoby, seni budaya, pesulap, pemerhati lalu lintas, karang taruna dll bahkan tak ketinggalan para penggemar dunia lain pun berkumpul melaksanakan kopdar gabungan di Sanggar Seni Warung Rakyat Mojokerto. Mereka bersepakat dan bertekad bulat untuk bersatu bahu-membahu membangun Mojokerto dalam satu ikatan persaudaraan lintas komunitas yang dinamakan Komunitas Mojopahit Bersatu (KMB).

Peserta yang hadir adalah merupakan perwakilan-perwakilan komunitas yang berjumlah sekitar 100 komunitas / club / komplotan / perkumpulan / himpunan / organisasi dan berkedudukan di Mojokerto. Dan jika di jumlah seluruh member komunitas bisa mencapai puluhan ribu orang.

Nanang Muni salah seorang punggawa komunitas ternama di Mojokerto yakni Save Trowulan menyampaikan dalam perkenalannya ; "Sejarah Mojokerto pernah mencatat menjadi pusat peradaban dan pemerintahan di seluruh Nusantara yang dahulu bernama Kerajaan Mojopahit, dan besarnya potensi kekayaan alam serta sumber daya manusianya tidak bisa dianggap sepele, maka sangat perlu para pemuda generasi sekarang bisa melestarikan dan mengembangkan potensi tersebut !"

Meski cahaya remang dan hanya disuguhi suasana kekeluargaan yang kental dari para laskar Mojopahit, serta sempat di warnai hujan yang menandakan berkah yang luar biasa dengan adanya pertemuan tersebut. Para peserta kopdar nampak sangat bersemangat dan antusias hingga acara berakhir.

Nah, bagaimanakah kiprah KMB di masa yang akan datang, mampukah ribuan penggiat komunitas membesarkan nama Mojokerto dan kejayaan Mojopahit? Kita tunggu saja bagaimana KMB akan menjawab tantangan ini.

Gass teruss Komunitas Mojopahit Bersatu, masyarakat Mojokerto menunggu sumbangsihmu !

Saturday, May 7, 2016

GEMPITA PESTA RAKYAT MOJOPAHIT | BANGKITKAN SEMANGAT GOTONG ROYONG KABUPATEN MOJOKERTO

Pasukan Bhayangkara Mojopahit di pimpin oleh Maha Patih Gajah Mada memasuki lapangan. Nampak Sang Prabu Prabu Jayanegara beserta Permaisuri berjalan di belakang Sang Maha Patih diiringi musik gamelan. Itulah parade carnaval yang diperagakan oleh anak-anak SMA Negeri 1 Kutorejo dalam acara Pesta Rakyat dan Sedekah Hasil Bumi dengan Tema "Ayo Kita Bangkitkan Semangat Gotong Royong Sebagai Jatidiri bangsa Indonesia" yang digelar di Lapangan Kutorejo Kabupaten Mojokerto, rabu 4 Mei 2015.